GESITS Fokus Kembangkan Pasar Lokal Lebih Dahulu

JAKARTA – PT GESITS Technologies Indo meluncurkan motor listrik lokal Gesits untuk segmen dalam negeri sebelum merambah pasar Internasional di pameran otomotif Indonesia International Motorshow (IIMS) 2019, Kamis (25/4/2019).
Penampilan motor listrik GESITS karya anak bangsa dalam pameran otomotif Indonesia International Motorshow (IIMS 2019), JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29 April 2019). (Brigitta)

Walau dibandrol dengan harga cukup tinggi, yakni Rp 24,9 juta per unit, pihak perusahaan optimistis terhadap antusiasme masyarakat Indonesia akan produk kendaraan bermotor lokal yang ramah lingkungan ini. Untuk transaksi pembelian selama pameran IIMS 2019, diberlakukan promo potongan harga, sehingga pembeli hanya perlu mengeluarkan dana sebesar 23,5 juta rupiah.

Alih-alih menembus pasar luar negeri di tahun ini, target utama pasar kendaraan listrik karya anak bangsa ini dimulai dari warga Indonesia terlebih dahulu. After-sales Manager GESITS Dida Ridwansyah mengatakan bahwa penting untuk meyakinkan masyarakat sendiri akan kualitas produk dalam negeri. Namun, dirinya juga tak menyangkal bahwa untuk beberapa waktu ke depan Gesits juga akan diperkenalkan ke pasar internasional.

“Target utama sekarang ini adalah masyarakat Indonesia. Kita harus lebih dulu memberi pengalaman kepada masyarakat Indonesia serta merubah mindset (masyarakat) yang sudah terbiasa menggunakan motor berbahan bakar. Kalau sudah berhasil, baru kita coba menuju ke internasional,” jelas Dida saat ditemui di pameran otomotif IIMS 2019, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/4/2019).

Dida Ridwansyah juga mengatakan banyak masyarakat yang sudah tertarik akan inovasi kendaraan motor listrik ini. Pesanan sudah terdata dan baru akan didistribusikan ke tangan pembeli bulan Juli mendatang. Selain itu, beliau juga menuturkan bahwa perusahaan menargetkan jumlah penjualan sebanyak 20 ribu unit setiap tahunnya.

“Untuk target penjualan, perbulan harus bisa mencapai angka dua ribu unit sepada motor. Maka otomatis harus bisa mengirim 20 ribu unit sepeda motor dalam setahun,”tuturnya.

Motor listrikGesits dipamerkan dalam booth di pameran otomotif IIMS 2019 sejak 25 April s.d. 5 Mei 2019.

Produk motor listrik lokal pertama milik Indonesia ini sebelumnya direncanakan meluncur bulan Januari 2019 lalu. Penundaan tersebut dipengaruhi beberapa hal terkait kesiapan produk. Hingga akhirnya pihak PT GESITS Technologies Indo didukung oleh beberapa lembaga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memutuskan Gesits baru siap diedarkan ke pasar mulai akhir bulan April ini.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) di awal 2019, industri pasar sepeda motor domestik mencapai angka positif dengan penjualan sebesar 1.100.950 juta unit. Data tersebut mengindikasikan adanya peningkatan sebesar 19,4 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebanyak 922.123 unit.

Meningkatnya angka penjualan sepeda motor di tahun 2019 ini menunjukkan bahwa akan ada persaingan yang cukup ketat dalam perindustrian otomotif. Menghadapi hal ini, Gesits sudah mempersiapkan strategi pemasarannya untuk bersaing dengan brand sepeda motor yang sudah terlebih dulu unggul dalam pasar domestik.

Pihak perusahaan mengklaim bahwa strategi mereka dalam memasarkan Gesits adalah dengan mengoptimalkan teknologi komunikasi seperti lewat media online yang ada. Diikuti juga  dengan pameran otomotif untuk memperkenalkan produk motor listrik terbaru ini.

Antusiasme pengunjung IIMS 2019 akan produk Gesits juga ditunjukkan dengan kegiatan test drive yang disediakan. Kurang lebih 100 pengunjung mencoba mengendarai Gesits per harinya. Salah satunya adalah Yabes, karyawan swasta yang mengaku tertarik dengan motor listrik ini.

“Tertarik, sih.  Kelihatannya juga sekarang zamannya udah kendaraan listrik, selain itu juga ramah lingkungan. Pengen coba teknologi yang baru aja, sih,” terangnya setelah berkunjung ke booth pameran Gesits di IIMS 2019.

Proses produksi Gesits dilakukan seluruhnya di Indonesia, tepatnya di Cileungsi, Bogor. Suku cadang dan perlengkapan pendukungnya juga diproduksi di Indonesia. Dengan kapasitas 5.000 Wh baterai Lithium Ion, Gesits mampu menempuh perjalanan sejauh 50 km. Gesits hanya memerlukan waktu 3 jam untuk mengisi dayanya sebelum siap diajak berpetualang. Gesits tersedia dengan varian warna hitam, merah, dan juga putih. Hadirnya produk lokal seperti Gesits diharapkan dapat meningkatkan perkembangan industri otomotif nasional.

Dalam mendukung perkembangan motor listrik di Indonesia, pemerintah juga diharapkan untuk memperbanyak stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) oleh PLN untuk mempermudah aktivitas pengguna motor listrik di Indonesia.

Reporter: Brigitta Valencia Bellion (00000020644)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s